Assalamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,
Apa kabar teman-teman semua?..
Sebagaimana yang telah kita ketahui saat ini adalah masa dimana budaya musik menjadi tidak murni seperti dahulu akibat adanya penyisipan-penyisipan program untuk bisa mengontrol pendengar musik. Dan program pengontrolan ini bukanlah hal yang membawa faedah tetapi membawa kemudhorotan. Bukanlah masalah keimanan yang harus dikhawatirkan tetapi efek seperti dapat terjangkitnya earworm pada penikmat musik yang tentu bisa mengganggu aktifitas sehari-hari bahkan sampai mengalami alzeimer di masa muda dimana saat itu kita sedang dalam masa produktif mengais rejeki.
Berikut ini adalah salah satu cuplikan dari Digital Ummah yang menerangkan sesuatu dibalik musik jaman sekarang ini. Dalam presentasi video berikut Digital Ummah mengambil salah contoh sample musik yang bersumber dari industri hiburan yang ada di Hollywood dimana perusahaan tersebut masih menjadi misteri, apakah benar memiliki keterkaitan dengan kabbalisme dimana kabbalisme adalah sesuatu yang merugikan sebab merupakan kemusyrikan yang dimurkai oleh Allah.
(Credit for Digital Ummah, thank you.. May Allah blessed you..)
Mendengarkan musik-musik di atas bukan berarti menjadikan kita menyandang derajat sebagai kaum musyrik secara otomatis, tetapi mendengarkannya sama halnya dengan sudah siap menantang resiko dan kemudharatan yang akan kita alami setelah mendengarkan musik-musik tersebut secara terus menerus.
Selain kerugian mendengarkan musik-musik seperti di atas, Digital Ummah juga menyampaikan sesutau yang lain yaitu mengenai pemusyrikan dan upaya untuk mewujudkan sesuatu secara alkemia kabbalisme. Dimana untuk menjadi pemusik terkenal, seseorang bisa menjual nyawanya kepada syaitan dan mendapatkan banyak keuntungan sembari membiarkan orang lain terzalimi dan rugi karena musik itu.
Mari kita bahas mengenai kemusyrikan ini!....
Di saat ini, berpikiran modern dan lugas sangatlah penting, tetapi dibalik pemikiran lugas dan modern menggunakan rasionalisme tinggi itu, ada sesuatu yang belum bisa dibayangkan dan disaksikan secara nyata. Apakah itu? fenomena alami yang membuat sesuatu menjadi tidak alami tetapi bisa terjadi meskipun itu melanggar aturan dari Allah Subhanahu wa taala.. Yaitu, persekutuan dengan syaitan. Dengan untuk menghancurkan atau membuat rugi sesama manusia hanya demi memiliki seikat cetakan kertas bernama uang, cetakan emas, demi pamor dan kehormatan, demi jabatan dan kepercayaan dari masyarakat.
Terutama, jika menghendaki suatu hasil dari usaha instan dengan menjualkan jiwa kita kepada selain Allah, maka apa yang akan terjadi setelah kita mengalami kematian? yaitu hidup abadi tanpa menemukan ketenangan. Sejatinya ketenangan tidak pernah ada di muka bumi ini. Dalam contoh suatu kasus, dimana setelah ingin kaya dan menjadi kaya seseorang akan berpikir bahwa lebih baik dia hidup miskin saja dibandingkan harus melihat istri dan anak-anaknya berebut warisan sampai saling membunuh. Atau terkadang setelah ingin menikah dan kemudian menikah, seseorang ingin kembali mengulang masa lajangnya karena lelah dengan tanggung jawab yang besar. Kesemuanya itu tidak akan pernah berhenti di satu keinginan yang sudah tercapai jika dalam hati kita tidak memiliki keihlasan dalam menjalani peran yang sedang kita lakukan saat ini.
Sesungguhnya ketenangan hanya ada di akhirat, dan untuk apa kita hidup untuk menutupi kelemahan dan kekurangan kita dengan menjual jiwa kepada selain Allah? kita idamkan ketenangan di bumi dengan usia yang tak mungkin lebih dari 200 tahun untuk menolak ketenangan abadi di akhirat.
Kesimpulannya adalah mari kita adakan penelitian dan gerakan problem solving untuk merespon masalah ini dengan baik dan benar...!
Seperti contohnya melatih diri agar bisa tidak mengalami ketagihan terhadap musik-musik seperti ini sebab dapat memicu beberapa mudhorot yang insyaAllah akan kita bahas di artikel selanjutnya mengenai kerugian apa saya yang dapat tercipta jika mendengarkan musik ini jika dinilai dari kacamata super-natural..
Sekian dahulu teman-teman.. terima kasih sudah berpartisipasi dan mendukung Asosiasi Neverland Dream Walker.. samapi jumpa dan wassalamu alaikum wa rahmatullah wa barakatuh..
44n
( Credit to http://sharenoesis.com/article/draw-wing/356 )
( Credit to http://sharenoesis.com/article/draw-wing/356 )
